7 Cara Pasang Keramik dengan Drymix Tile Adhesive

Agustus 8, 2017

Keramik adalah salah satu elemen yang paling umum digunakan dalam sebuah proses pembangunan. Bukan hanya untuk mempercantik interior ataupun eksterior rumah, namun lantai yang dipasangi keramik dapat terasa lebih dingin saat udara panas, dan dapat lebih mudah dibersihkan. Tak hanya itu, dinding kamar mandi yang dipasangi keramik juga tidak mudah berlumut dibanding hanya diaci. Sampai saat ini, di setiap proyek konstruksi rumah dapat dikatakan bahwa selalu ada pekerjaan pemasangan keramik. Namun, hal yang perlu diperhatikan ialah kualitas pemasangan keramik yang dihasilkan.

Elemen penting yang perlu diperhatikan ialah perekat keramik. Kualitas pemasangan keramik sangat tergantung dengan cara pengerjaan dan jenis perekat keramik yang dipilih. Jika cara pengerjaan yang digunakan kurang tepat dan kualitas perekat keramik yang digunakan kurang baik, maka hasil pemasangan keramik tidak bisa maksimal.

Berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk pemasangan keramik, agar keramik dapat terpasang rapih dan tidak popping atau lepas dalam waktu yang lama lebih baik tidak menggunakan perekat dari adukan semen dan pasir. Namun, bisa menggunakan perekat keramik instan seperti DRYMIX Tile Adhesive Keramik, yang sudah terbukti dapat membuat pemasangan keramik selesai dengan kualitas yang sangat baik. Bahkan dengan waktu pengerjaan lebih cepat dan lebih tahan lama.

DRYMIX TILE ADHESIVE KERAMIK

Berbeda dengan perekat semen biasa, yang ketepatan komposisi adukannya perlu diperhatikan dan mengandalkan keahlian tukang, maka dengan menggunakan DRYMIX Tile Adhesive Keramik, cukup dengan menambahkan air sesuai dengan takaran yang dianjurkan di kemasan dan mengaduknya dengan mixer, sudah dapat dipastikan adukan perekat keramik dengan kualitas yang sangat tinggi daya rekatnya.

PERSIAPAN DAN PEMBUATAN ADUKAN

Berikut adalah beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum membuat adukan perekat keramik. Pertama, pastikan air yang digunakan bebas dari asam, alkali, dan pengotor lainnya. Lalu, untuk area yang akan diaplikasikan, permukaannya perlu dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran. Pastikan kondisi permukaan substrat rata dengan menggunakan waterpass. Bila pada umumnya keramik harus direndam air terlebih dahulu, agar dapat menempel sempurna, maka ini tidak perlu dilakukan jika menggunakan perekat keramik berkualitas seperti Tile Adhesive Keramik.

Baca Juga  Daftar Peralatan dan Bahan untuk Membuat Plester

Dilanjut dengan adukannya, campur 9-10 liter air bersih dengan 40kg bubuk Tile Adhesive Keramik, atau 1 vol air dengan 3 vol bubuk Tile Adhesive Keramik. Lalu, aduk 3-5 menit menggunakan mixer untuk mendapatkan adukan yang tercampur dengan rata dan homogen membentuk pasta. Setelah itu, adukan siap diaplikasikan.

Cara Pemasangan Keramik :

1.Bersihkan permukaan lantai yang belum dipasang keramik

2. Menggunakan trowel bergerigi, aplikasikan adukan perekat keramik tersebut ke permukaan substrat
3. Gunakan Alat pengukur keramik

4. Rekatkan keramik sambil ditekan dan pukul menggunakan palu karet hingga padat

5. Pastikan keramik direkatkan saat adukan Tile Adhesive Keramik masih basah
6. Gunakan spacer sesuai jarak nat yang diinginkan. Setelah didiamkan selama 24 jam, lanjutkan dengan pengisian nat menggunakan Drymix Sanitized Tile Grout untuk hasil pemasangan keramik yang lebih maksimal

7. Biarkan permukaan hingga kering dan di diamkan sampai dengan beberapa hari sampai dengan keramik benar-benar kering.