Cara Ampuh Cegah Retak Rambut Dan Plester Rontok

Februari 1, 2017

Retak rambut dan plester rontok merupakan dua masalah yang paling sering ditemui setelah rumah selesai dibangun. Keduanya termasuk jenis masalah yang sering dianggap ringan karena tidak langsung mempengaruhi ketahanan rumah. Namun jika dibiarkan terus menerus, kedua hal ini dapat mengganggu keindahan bangunan dan lama kelamaan dapat meggerus kekuatan dinding.

Pelajari dua masalah ini dan solusi terbaiknya yang akan membantu Anda dalam pengerjaan proyek konstruksi dan renovasi selanjutnya.

Masalah#1 Retak Rambut

Saat Anda memperhatikan dinding di depan Anda, dan melihat retakan bercabang selebar kurang dari 1mm, itulah yang disebut dengan retak rambut. Retak rambut biasanya terjadi karena beberapa penyebab; diantaranya adalah kualitas semen yang kurang bai dan pengerjaan plesteran, komposisi adukan semen, pasir dan air kurang tepat.

Mencegah Retak Rambut

Seperti kata pepatah, mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki. Jika penyebab retak rambut adalah rendahnya kualitas semen atau adukan dengan komposisi yang kurang tepat, maka Anda perlu menggunakan material yang terbukti berkualitas dan memiliki konsistensi campuran yang selalu terjaga seperti Plester Drymix

Bubuk plester Drymix dibuat dari campuran semen instan, filler dan aditif polymer yang memiliki daya rekat tinggi. Plester instan ini begitu mudah dicampur. Cukup dengan tuangkan air sesuai takaran yang disarankan di kemasan, maka kesalahan komposisi adukan dapat dihindari.

Masalah #2 Plesteran Rontok

Bukankah sangat mengecewakan saat dinding cantik yang sudah diplester, diaci dan dicat, tidak bertahan lama karena rontok? Campuran pasir dan semen terjatuh dari bagian dinding yang rontok, lalu memperlihatkan lapisan plesteran yang kopong.

Baca Juga  SEMEN INSTAN LEBIH MUDAH, PRAKTIS DAN SIMPEL

Kondisi dinding rontok seperti ini umumnya akibat tidak tepatnya komposisi adukan plesteran yang dibuat tukang saat membangun dinding. Misalnya air pada adukan semen dan pasir lebih banyak dari yang seharusnya. Dinding rontok juga bisa diakibatkan plesteran yang tidak tercampur secara merata. Jika dalam membuat plesteran, pasir yang digunakan diambil dari sungai dengan kandungan tanah liat tinggi, pasir berkualitas rendah ini akan menyebabkan plesteran dinding menjadi rontok nantinya.

Mencegah Plesteran Rontok

Hindari dinding rontok dengan menggunakan plesteran dinding yang dibuat dari material berkualitas dan berkomposisi pas seperti Plester Drymix. Jika pencampuran dan aplikasi dilakukan sesuai anjuran, satu sak bubuk plester instan Drymix dalam kemasan 50kg dapat melapisi area seluas 2,5m2 untuk ketebalan aplikasi 10mm. Material ini mudah menempel pada permukaan bata, mudah dicampur, dan mudah pula diaplikasikan. Tidak hanya pekerjaan plesteran akan selesai lebih cepat, produk ini juga menghasilkan plesteran yang awet karena terus merekat kuat sebagai lapisan perata tembok bata.