Cara Mengatasi Tembok Retak Akibat Pasir Berkualitas Rendah

April 3, 2018

Dalam pekerjaan konstruksi, pasir merupakan elemen penting. Jenisnya beragam untuk pekerjaan konstruksi yang berbeda-beda. Ada pasir yang cocok untuk cor beton, pasir untuk campuran semen perekat bata ringan dan pasir untuk membuat adukan plester. Masing-masing pasir memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing.

Sayangnya, seringkali untuk menghemat biaya, orang mengabaikan pemilihan pasir yang tepat untuk pekerjaan konstruksi mereka. Akibatnya, misalnya dengan menggunakan jenis pasir yang kotor dan masih tercampur tanah dalam pekerjaan plesteran dinding, tembok mengalami retak.

Ini saatnya mengenali tipe-tipe pasir yang ideal untuk plesteran dinding, tipe pasir yang hanya akan membuat tembok retak, serta cara mengatasi tembok retak akibat pemilihan pasir yang salah.

Tipe Pasir Penyebab Tembok Retak

Ada jenis-jenis pasir yang direkomendasikan untuk adukan plesteran dinding, di antaranya pasir putih Bangka dengan teksturnya yang lembut dan warnanya yang putih bersih, pasir putih Lampung yang mirip pasir putih bangka tapi lebih murah, kemudian ada pasir putih Rangkas yang harus diayak dulu sebelum digunakan, pasir coklat Belitung, dan pasir Mundu yang banyak dijual di toko bangunan tapi penggunaannya harus diayak terlebih dulu. Dibanding jenis pasir lainnya, pasir-pasir ini mampu menghasilkan plester yang lebih baik kualitasnya.

Yang tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam adukan plester adalah pasir yang mengandung lumpur atau tanah. Keduanya merupakan agregat berkekuatan rendah yang dapat mengecilkan kekuatan konstruksi. Plester yang banyak mengandung lumpur atau tanah sulit merekat dalam waktu lama. Akibatnya, plester rontok. Selain rendah daya rekatnya, lumpur dan tanah juga sangat menyerap air, sehingga ketika plester sudah keras dan lumpur atau tanah terkena air melalui pori-pori plesteran, lumpur akan mengembang dan menyusut di dalam plester. Inilah yang menyebabkan tembok retak.

Cara Mengatasi Tembok Retak

Mengatasi tembok retak akibat menggunakan pasir yang salah atau berkualitas rendah untuk plesteran dinding, bisa dengan cara membobok bagian dinding yang retak. Lalu menutupnya kembali dengan mortar berdaya rekat tinggi seperti Concrete Fill dari Drymix, sebelum dilapis dengan plester. Sebisa mungkin tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan menggunakan pasir yang salah untuk membuat adukan plester.

Plester Drymix dan Acian Drymix

Cara lain mengatasi tembok retak, atau agar tak pernah lagi mengalami tembok retak akibat kualitas material tidak terjaga, adalah dengan menggunakan mortar siap pakai seperti Plester Drymix dan Acian Drymix. Plester Drymix dan Acian Drymix dibuat dari campuran semen, filler, aditif dan pasir silika berkualitas tinggi, dikemas dalam sak, diformulasikan untuk menghasilkan plesteran serta acian halus, rata, berdaya rekat tinggi dan tahan lama. Menggunakan dua produk ini dijamin tembok bebas dari retak rambut, selain lebih praktis dan menghemat waktu penggunaannya. Anda tidak perlu lagi memilih-milih pasir. Tukang tidak perlu mengayak pasir terlebih dahulu untuk kemudian dicampur dengan semen dan air. Cukup tuang air, Plester dan Acian Drymix dapat langsung diaplikasikan.