Cara Praktis Menangani Kolom Beton Gompal Dan Keropos

Februari 6, 2017

Kolom beton pada bangunan merupakan elemen struktur yang vital fungsinya, yaitu untuk menopang beban bangunan. Kolom beton menentukan kokoh atau tidaknya sebuah bangunan. Ini mengapa pembuatan kolom beton tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Pengerjaan Kolom Beton Dan Kendalanya

Masalah yang kerap terjadi pada kolom beton adalah gompal dan keropos. Gompal sering juga disebut spalling, yang mengacu pada kerusakan berupa terlepasnya suatu bagian beton. Sementara keropos pada beton mengacu pada kondisi di mana beton tidak rata dan tampak seperti rontok.

Baik gompal maupun keropos pada kolom beton dapat diakibatkan beberapa hal. Diantaranya bisa dikarenakan bekisting yang digunakan untuk mencetak kolom beton masih kotor dan belum bersih dari sisa-sisa beton lama yang masih menempel, proses pemadatan yang kurang sempurna saat pengecoran, proses pembongkaran bekisting yang terlalu cepat atau posisi besi yang tidak benar sehingga selimut beton terlalu tipis. Namun dalam pembuatan kolom beton, salah satu penyebab kerusakan yang paling umum biasanya adukan semen, pasir dan air yang komposisinya tidak akurat dan tidak tercampur dengan sempurna sehingga tidak menyatu dengan baik.

Jika masalah gompal dan keropos ini dibiarkan maka dapat mengakibatkan berkurangnya kekuatan struktur beton. Karena itu perbaikan perlu dilakukan agar tidak mengakibatkan kerusakan yang lebih parah.

Menambal Yang Rusak

Perbaikan pada kolom beton yang gompal atau keropos dapat dilakukan menggunakan metode penambalan. Namun material penambalan harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya cepat mengeras, mampu menyatu atau melekat erat dengan beton yang akan ditambal, dapat menyesuaikan dengan bentuk beton dan tidak mengurangi kekuatan beton setelah penambalan.

Concrete Fill merupakan produk berkualitas dari Drymix yang memenuhi kriteria tersebut. Material ini sering digunakan untuk memperbaiki permukaan beton. Concrete Fill dibuat dari campuran semen, pasir silika, filler dan aditif polymer yang membuatnya memiliki daya rekat tinggi pada permukaan beton. Dengan komposisi campuran yang akurat dan konsistensinya terjaga, Concrete Fill merupakan pilihan tepat sebagai solusi kolom beton gompal maupun keropos.

Baca Juga  Mengakali Lapisan Material Yang Menyusun Dinding Rumah

Concrete Fill Mudah Dicampur Dan Diaplikasikan

Walaupun sering digunakan untuk memperbaiki permukaan beton, dalam beberapa kesempatan lain Concrete Fill juga digunakan sebagai perekat pada pertemuan antara pasangan bata dengan beton. Concrete Fill Drymix juga kerap digunakan sebagai pengisi celah pada panel beton.

Concrete Fill selalu dipilih karena kualitasnya, daya tahannya, hasil yang diberikan dan juga sifatnya yang praktis sehingga mudah dicampur dan diaplikasikan. Untuk 25kg bubuk Concrete Fill Drymix, pencampurannya cukup dengan menuangkan air bersih sebanyak 5-6 liter. Lalu diaduk 3-5 menit hingga homogen dan membentuk pasta. Concrete Fill siap digunakan. Aplikasinya sendiri sangat mudah sehingga mempercepat waktu kerja menggunakan trowel bergerigi. Diamkan sampai kering selama 24 jam, sebelum dilanjutkan dengan penebalan plester dan penghalusan skimcoat.