Dos and Don’ts Cara Plester Dinding Rumah

Maret 16, 2018

Mereka yang sudah paham cara plester dinding rumah pasti setuju bahwa untuk menghasilkan plesteran yang halus, rata dan kuat menempel ke dinding dalam waktu lama, ada hal yang sebaiknya dilakukan dan ada hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Tapi apa sajakah itu?

Sebaiknya Dilakukan

Pembersihan Substrat merupakan bagian dari persiapan dalam pekerjaan plesteran dinding yang sebaiknya dilakukan. Berdasarkan cara plester dinding rumah yang benar, permukaan substrat yang akan diaplikasikan plester perlu dibersihkan terlebih dahulu dari segala macam kotoran termasuk debu, minyak, lemak, lilin dan cat, karena kotoran-kotoran ini dapat mengurangi daya rekat plester ke dinding.

Mengecek Kerataan Substrat juga termasuk dalam persiapan pekerjaan plesteran dinding yang sebaiknya dilakukan. Permukaan substrat yang akan diaplikasikan plester perlu terlebih dahulu dicek kerataannya menggunakan waterpass untuk mempermudah pemasangan plester dan menghasilkan plester yang rata.

Membuat Kepalaan. Berdasarkan cara plester dinding rumah yang benar, kepalaan perlu dibuat sebelum plester diaplikasikan ke dinding. Kepalaan akan sangat membantu mempercepat proses plesteran karena berfungsi sebagai panduan ketebalan plester.

Kemudian, pakai Plester Instan yang Mutu Adukannya Selalu Terjaga. Menggunakan plester instan seperti Plester Drymix atau Plester Ringan Drymix selalu menghasilkan plesteran berkualitas. Tidak seperti jika menggunakan tukang yang rawan resiko melakukan kesalahan dalam pengadukan, menggunakan plester instan, adukan pasti pas komposisinya dan plester pasti merekat kuat dan tahan lama.

Yang sebaiknya juga dilakukan adalah Penggunaan Jidar untuk Memastikan Kerataan Plesteran. Jidar termasuk dalam cara plester dinding rumah yang benar, yang membuat hasil plester lebih maksimal.

Tak Boleh Dilakukan

Menggunakan air kotor, yang tidak bebas dari asam dan alkali, untuk adukan atau untuk menyiram permukaan substrat sangat tidak direkomendasikan dalam pekerjaan plesteran dinding. Itu karena, air yang mengandung kotoran membuat plester berkurang daya rekatnya.

Menggunakan pasir kotor, misalnya yang masih tercampur lumpur, saat membuat adukan juga tidak disarankan karena bukan cara plester dinding rumah yang benar. Kotoran dalam pasir hanya akan membuat plester mudah rontok atau retak karena mengurangi daya rekat plester ke dinding.

Mengandalkan feeling atau perasaan saat mencampur adukan plester, kecuali jika Anda tukang yang sudah berpengalaman dan ahli, sangat tidak disarakankan. Ini bukan cara plester dinding rumah yang benar. Adukan plester yang komposisinya tidak pas hanya akan menghasilkan plesteran yang rapuh. Ini mengapa lebih baik menggunakan plester instan seperti Plester Drymix atau Plester Ringan Drymix yang komposisinya selalu pas dan pencampurannya sangat mudah.

Demikian hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pekerjaan plesteran. Selamat mencoba! Pastikan Anda selalu menggunakan cara plester dinding rumah yang benar.